You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PKL di Setu Babakan akan Disentralisir
photo Doc - Beritajakarta.id

200 PKL di Setu Babakan akan Ditata

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta, berencana memusatkan pedagang kaki lima (PKL) Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ke zona B Kuliner. 

Saat ini, kami sedang matangkan rencana pemindahan mereka ke zona B kuliner

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Rofiqoh Mustafa mengatakan, saat ini terdapat lebih dari 200 PKL yang setiap hari beroperasi di kawasan seluas 3,2 hektare tersebut. Mereka biasa menggelar dagangannya di sisi timur dan barat setu.

Revitalisasi Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Harus Dipercepat

"Saat ini, kami sedang matangkan rencana pemindahan mereka ke zona B kuliner," ucapnya, Rabu (10/5).

Dijelaskan Rofiqoh, nantinya mereka akan ditempatkan pada bangunan di atas lahan seluas sekitar 3.700 meter persegi. Walaupun belum dibahas secara detail, namun dipastikannya bangunan yang mampu menampung 200 PKL tersebut akan bercirikan nuansa Betawi. 

"Kita akan berkordinasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP). Kalau bisa gunakan CSR (Corporate Social Responsibility) tidak perlu melalui penganggaran di 2018," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1310 personAnita Karyati
  2. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1207 personFolmer
  3. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1114 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye936 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye912 personAnita Karyati